Cara Membuat Taman Vertical Garden



Cara Membuat Vertikal Garden.

Saat ini berbagai model dan type rumah hunian ditawarkan oleh pengembang perumahan ada yang type sedang dan mewah dengan berbagai bentuk dan model rumah yang mengesankan. Kadang dalam pembangunan rumah itu sendiri luas tanah secara keseluruhan dibangun menjadi bentuk bangunan tanpa menyisakan untuk lahan hijau disekitar rumah. Pada akhirnya anda sebagai penghuni rumah harus pintar-pintar menyiasati agar nuansa hijau tanaman bisa hadir disekitar tempat tinggal anda.

Ada beberapa alternatif untuk menghadirkan suasana hijau ada dirumah anda tentunya selain warna cat hijau yang diaplikasikan pada tembok rumah, ada alternatif lainya yaitu dengan memasang pada dinding rumah anda dengan vertical garden atau taman vertikal. Meski agak rumit dalam proses pemasangan taman model ini tapai tentunya akan sangatlah besar manfaatnya bagi kenyamanan dan rasa sejuk pandangan anda dalam menikmati hasil apabila vertical garden sudah selesai.



Sebagai penyedia jasa tukang taman surabaya kami tianggadha-Art akan bagikan kepada anda bagaimana proses pembuatan taman vertikal yang selama ini banyak kami kerjakan dan kami hasilkan dari mulai proses awal sampai taman vertikal selesai dan sudah jadi hingga menampakkan hasil yang cukup indah.

Dengan membagikan cara ini agar anda bisa coba nantinya memasang vertical garden sendiri dirumah, mari kita mulai bagai mana membuat taman vertikal;


Alat Dan Komponen


Pertama anda sediakan rangka baja ringan atau gavaloom, bor, gergaji, skrup, fiser, yang nantinya alat-alat ini berguna sebagai pemasangan untuk kontruksi dasar yang menempel Kedinding yang akan dipasang taman. Ukur jarak antar rangka sesuaikan dengan kebutuhan biotextile yang akan ditempelkan.


Pemasangan Biotextile


Setelah rangka dasar baja ringan tadi sudah terpasang dengan jarak yang sudah diatur kemudian tempelkan lembaran biotextile tadi ke anyaman rangka baja ringan. Sebelum ditempelkan dengan sekrup ke rangka, tentunya biotextile harus di modifikasi dulu dengan cara dibuat kantung-kantung untuk menempatkan nantinya tanaman atau dalam kata lain sebagai pot untuk media tanaman.


Menanam Tanaman


Setelah biotextile sudah terpasang yang ditempelkan ke rangka baja ringan tapi tentunya sudah dibuat kantong-kantong selanjutnya adalah mengisi kantong tersebut dengan tanaman yang sudah disiapkan. Pilihlah tanaman yang tahan hidup pada media yang terbatas, dan berakar banyak, ini sangat penting!. Sebagai media hidup untuk tanaman siapkan sekam, gasbol dan juga karet pengikat.


Atur Motif atau Bentuk


Dalam memasukkan tanaman kedalam kantong-kantong biotextile anda harus menyeragamkan masing-masing jenis tanaman dalam satu bentuk bila anda ingin menghasilkan keindahan hasil taman vertikal yang bagus. Jangan mencampur adukkan varian tanaman karena ada beberapa jenis tanaman yang tumbuhnya cepat dan juga ada yang lambat, dikawatirkan nanti akan saling tumpang tindih.


Atur Penyiraman


Dalam pembuatan taman baik yang secara umum yaitu seperti taman pada halaman ataupun taman vertikal, yang paling penting adalah penyiraman pada tanaman. Taman vertikal pun butuh penyiraman yang rutin dan berkala. Pada saat selesai pemasangan atur Penyiraman lebih sering dalam sehari lakukan 4 sampai 5 kali penyiraman selanjutnya kalau tanaman sudah dipastikan tumbuh lakukan 2 penyiraman.


Hasil Pemasangan Vertical Garden

Nah anda bisa lihat hasilnya! Indah tidak?.
Dalam perawatan tentunya perlu juga pemupukan, tapi seiring itu dalam prosesnya bisa dilakukan lewat sirkulasi yang di pasang secara otomatis. Ada 2 cara penyiraman untuk vertical garden yaitu cara manual dan cara otomatis. Tentunya akan saya sajikan pada artikel selanjutnya untuk membahas penyiraman secara otomatis untuk taman vertikal.

Galeri taman bisa anda lihat pada tautan link berikut yang menyajikan gambar taman http://www.tianggadha.com/2018/03/tukang-taman-surabaya-galeri.html?m=1



Artikel Terkait