Membuat Rumah Lebih Stylish dan Asri dengan Taman Kering

Taman kering adalah jenis taman yang cocok bagi Anda yang menginginkan taman yang mudah perawatannya. Konsep taman yang sering juga kerap disebut dengan “Taman Jepang” ini memang banyak disukai karena lebih simpel dan pemiliknya tidak perlu menyirami taman setiap harinya. Jika Anda saat ini sedang berpikir tentang memiliki taman kering di rumah, simak beberpa fakta tentang jenis taman tersebut di bawah ini.


Membuat Rumah Lebih Stylish dan Asri dengan Taman Kering


1. Tidak Diperlukan Lahan Besar untuk Membuat Taman Kering

Sekarang ini, tidak banyak orang yang bisa memiliki rumah dengan halaman luas yang bisa dibuat taman. Jika Anda juga termasuk pemilik rumah dengan luas terbatas, tenang saja, Anda masih bisa memiliki taman di rumah dengan membuat taman kering ini. Jenis taman ini tidak memerlukan lahan besar. Penempatannya juga bisa di luar ruangan (outdoor) maupun di dalam ruangan (indoor) sesuai dengan selera Anda.

Membuat Rumah Lebih Stylish dan Asri dengan Taman Kering

Jenis taman ini nantinya hanya akan diisi dengan beberapa jenis tanaman hias dalam pot. Pot-pot ditata rapi dan diberi hiasan batu-batuan sehingga lebih menarik. Inilah mengapa sesempit apapun lahannya, taman jenis ini tetap bisa dibuat. Taman jenis ini tentunya juga cocok dibuat untuk gedung perkantoran atau toko agar suasananya menjadi lebih asri.

2. Menggunakan Aneka Batu Alam

Lain dengan jenis taman tradisional yang didominasi oleh tanah dan tanaman hijau di bagian dasarnya, taman Jepang lebih memanfaatkan batu-batu alam untuk menutup bagian tanah sehingga taman terkesan minimalis dan unik. Batu-batu alam yang sering digunakan untuk pembuatan taman jenis ini adalah batu alam koral sikat atau yang lebih dikenal dengan nama batu ampyangan.

Membuat Rumah Lebih Stylish dan Asri dengan Taman Kering

Batu jenis ini memiliki aneka warna sehingga kombinasi warna bebatuan tersebut membuat taman semakin eksotis. Batu-batuan yang mendominasi taman juga membuat penggunaan tanaman tidak terlalu banyak. Taman tidak harus disiram air terlalu sering sehingga batu-batu di taman tidak akan mudah berlumut.

3. Cocok dengan Tanaman Jenis Sekulen

Tanaman jenis sekulen (scculent) adalah jenis tanaman yang tidak memerlukan banyak air. Jenis tanaman inilah yang sangat cocok ditanam di taman kering. Sesuai dengan namanya, taman ini memang tidak harus selalu basah karena penyiraman. Alhasil, tanaman-tanamannya pun harus yang tahan air juga. Jika Anda menanam tanaman sekulen, penyiraman tanaman bisa dilakukan tiap tiga hari sekali, atau bahkan seminggu sekali.

Baca juga : Galeri Taman Depan Rumah

Hal ini dikarenakan tanaman-tanaman jenis ini memang bisa bertahan setidaknya 3 hari tanpa penyiraman. Beberapa contoh tanaman sekulen yang sering digunakan untuk taman kering di antaranya adalah Plumeria, Aloe Vera (lidah buaya), Euphorbia, Gsiteri, dan lain sebagainya.

Membuat Rumah Lebih Stylish dan Asri dengan Taman Kering

Karena taman kering ini bisa dibangun di lahan sempit, maka jangan ragu lagi untuk  menambahkan taman ini di rumah Anda. Nilai estetika rumah Anda akan bertambah jika ada taman ini di rumah Anda. Lahan di samping rumah, di ruang keluarga, di samping ruang makan, atau bahkan di depan teras bisa digunakan untuk membangun taman ini. Atau, jika Anda memiliki kamar mandi konsep terbuka, taman ini juga bisa dibuat di sana.

Membuat taman kering tidak bisa dilakukan sembarangan. Agar hasilnya maksimal, gunakan jasa pembuatan taman yang kami sediakan. Kami menyediakan jasa pembuatan berbagai jenis taman, termasuk taman kering. Hasil kerja kami dijamin memuaskan dan Anda tidak perlu keluar biaya besar untuk mendapatkan taman kering sesuai dengan yang Anda inginkan.

Artikel Terkait